
Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Dr. Priyambudi, S.H., M.H., bersama Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang dan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Kalimantan Tengah Buang Turasno, ATD, M.T. beserta Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kab. Pulang Pisau dan Ketua Komisi III DPRD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabag Perencanaan Polres Pulang Pisau (mewakili Kapolres), mengadakan kunjungan kerja ke Kecamatan Kahayan Kuala, Selasa (04/01/2022).
Rombongan kunjungan kerja tersebut berangkat dari Kantor Bupati untuk bersama-sama menuju ke Pelabuhan Bahaur via jalur darat. Peninjauan pelabuhan ini dilakukan untuk melihat langsung lokasi lahan yang akan dihibahkan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kepada Kementerian Perhubungan.
Sebagaimana yang diketahui selama ini lahan pelabuhan masih tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sehingga Kementerian Perhubungan mengalami kendala untuk melakukan pengembangan dan pembangunan menjadi multipurpose port karena Pelabuhan Bahaur lahannya masih merupakan asset Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Dalam peninjauan lokasi tersebut dijelaskan langsung oleh Kepala BPTD Wilayah XVI Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau.

Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang menyampaikan bahwa hibah lahan untuk lokasi pembangunan Pelabuhan Bahaur merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk mendukung Pelabuhan Bahaur menjadi pelabuhan multipurpose port. “Kami berharap dengan adanya hibah lahan ini, Kementerian Perhubungan dapat segera melakukan pembangunan segera. Sehingga Pelabuhan Bahaur dapat segera menjadi multipurpose port dan jadi pintu gerbang roda perekonomian di Kalimantan Tengah,” Kata Pudjirustaty Narang.Senada dengan Bupati Pulang Pisau, Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau mendukung penuh hibah lahan pembangunan Pelabuhan Bahaur kepada Kementerian Perhubungan. “Agar nantinya Pelabuhan Bahaur dapat menjadi pintu masuk barang dan penumpang yang cukup besar di Kalimantan Tengah, maka pelabuhan harus dikembangkan menjadi multipurpose port. Hal ini akan membawa multiplier effect bagi kemajuan perekonomian Pulang Pisau, dan mendukung sekali kepada kesuksesan Proyek Strategis Nasional di bidang Ketahanan Pangan, yakni Food Estate. Hibah dari Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kepada Kementerian











