Senin, 03 Mei 2021, Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Priyambudi, SH., MH. didampingi Kasi Datun Kiki Indrawan, ST., SH. dan Kasi Intel Hisria Dinata Surbakti, SH., MH. melakukan kunjungan kerja ke salah satu desa yang akan menjadi mitra binaan Kejari Pulang Pisau yaitu Desa Gadabung yang berada di Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Rombongan disambut oleh Sekdes beserta jajaran, Sekcam Pandih Batu, BPD, Bumdes, dan Kelompok Tani Suka Maju, dalam kesempatan tersebut juga hadir perwakilan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) yang merupakan salah satu instansi yang mendukung Mitra Binaan Kejari Pulang Pisau.


Tujuan kunjungan kerja Kajari Pulang Pisau tersebut adalah untuk memantapkan pembentukan Mitra Binaan Kejari Pulpis di lokasi Food Estate yang rencananya akan diresmikan pada tanggal 20 Mei 2021 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Dalam acara tersebut Priyambudi,SH., MH. menyampaikan gagasannya untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tani, Bumdes, dan koperasi yang menjadi mitra binaan kejari Pulpis, salah satunya dengan memberikan pelatihan terkait pertanian modern, perkebunan hortikultura untuk lahan berskala kecil, dan koperasi, yang dilakukan dengan menggandeng lembaga terkait yang bekerjasama dengan Kejari Pulang Pisau dalam mendukung desa dan mitra binaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan skill petani dalam mewujudkan pertanian modern, perkebunan hortikultura, dan pengelolaan koperasi yang baik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mitra binaan itu sendiri dan juga masyarakat di sekitar lokasi food estate.


Setelah mendengarkan gagasan tersebut Kelompok Tani dan Bumdes yang hadir menyatakan sangat mendukung terobosan yang dilakukan oleh Kejari Pulang Pisau dan memantapkan diri untuk menjadi mitra binaan Kejari Pulpis. Kelompok tani juga menyampaikan keinginan dan kesiapannya untuk membentuk Koperasi sebagai wadah petani dalam mengelola agribisnis. Menanggapi keinginan itu, Priyambudi, SH., MH. menyatakan telah menggandeng Disperindagkop UKM Kab. Pulpis dan akan segera menindaklanjuti dengan melakukan pendampingan dan bimbingan agar Koperasi tersebut segera terbentuk hingga dapat melakukan aktifitas usahanya.
Dalam sesi dialog, kelompok tani juga menyampaikan beberapa permasalahan, antara lain mengenai mengenai ketersediaan air di persawahan pada musim kemarau yang perlu dikoordinasikan ke instansi lain untuk solusinya, permasalahan ketersediaan pupuk, dan kurangnya ketersediaan pangsa pasar yg dapat menyerap hasil produksi petani, baik itu padi maupun tanaman kebun/hortikultura. Mendengar hal tersebut, Priyambudi, SH., MH. menyatakan akan membawa dan menyampaikan permasalahan tersebut kepada intansi terkait untuk didiskusikan guna mencari solusi terbaik.